Jenis-Jenis Hacker dan Cara Mencegahnya

Jenis-Jenis Hacker dan Cara Mencegahnya
DateFeb 8, 2024

HostData.id – Di era teknologi ini, ada banyak sekali kejahatan yang bisa saja terjadi, salah satunya dengan menyerang atau meretas suatu sistem. Namun perlu diketahui, tak semua hacker memiliki tujuan yang jahat dan ada berbagai jenis hacker dengan tugas dan tujuan yang berbeda. Oleh karena itu, kali ini kita akan membahas mengenai jenis-jenis hacker dan cara untuk mencegahnya. Mari langsung saja simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Hacker

Hacker adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menerobos sistem keamanan komputer atau jaringan komputer dengan skil pemrogramannya yang memadai. Hacker memiliki tujuan yang bervariasi, mulai dari menguji sistem keamanan hingga untuk tindakan kriminal yang bisa merugikan pihak tertentu.

Umumnya hacker ini mengincar dan mencari celah keamanan website yang dimiliki pemerintahan, perusahaan besar, perbankan, lembaga keuangan dan lainnya. Namun tak selamanya hacker identik dengan kejahatan besar karena ada juga hacker yang ditugaskan untuk menguji sistem keamanan data tertentu.

Jenis-Jenis Hacker

Ada beberapa jenis hacker dengan tujuan yang berbeda, seperti berikut ini.

1. White Hat Hacker

Peretas profesional yang dipekerjakan oleh perusahaan untuk menguji keamanan sistem mereka. Biasanya White Hat Hacker juga dikenal dengan ethical hacker atau orang yang memiliki keahlian dalam bidang keamanan siber. Mereka memiliki sertifikat dan berwenang untuk meretas sistem sehingga biasanya bekerja untuk organisasi atau pemerintah. Jenis hacker ini bekerja sesuai dengan aturan yang ada bukan sekedar merusak atau meretas sistem tapi untuk mengidentifikasi kelemahan dari sistem untuk pengujian penetrasi dan kerentanan.

2. Black Hat Hacker

Kebalikan dari White Hat Hacker, jenis hacker ini merupakan peretas profesional yang memiliki tujuan untuk merusak atau mencuri data dari sistem yang diserang. Tujuannya untuk mendapatkan keuntungan seperti uang dan menjadi terkenal. Bahkan ada bermaksud untuk merugikan perusahaan, instansi hingga individu.

3. Blue Hat Hacker

Blue Hat Hacker memiliki dua pengertian, yang mana untuk pengertian yang pertama adalah hacker yang memiliki motif untuk balas dendam sehingga tak peduli dengan uang atau ketenaran. Seperti aksi peretasan untuk membalas dendam pribadi pada seseorang atau mantan atasan. Pengertian yang kedua adalah hacker profesional dari pihak ketiga yang bekerja untuk sebuah perusahaan atau organisasi sehingga sering diundang oleh perusahaan untuk menguji software baru dan menemukan celah keamanan sebelum perilisan.

4. Red Hat Hacker

Umumnya jenis hacker ini direkrut oleh lembaga pemerintah untuk menemukan kerentanan dan bug dalam sistem keamanan. Bisa disimpulkan juga bahwa Red Hat Hacker ini berfokus untuk mengatasi serangan dari Black Hat Hacker.

5. Grey Hat Hacker

Hacker ini melancarkan aksi peretasan pada jaringan dan sistem komputer tanpa adanya niat kriminal karena hanya melakukannya atas dasar iseng atau bersenang-senang. Bahkan tak jarang mereka memberi tahu pemilik jaringan dan sistem terkait titik lemah yang mereka temukan.

Cara Mencegah Serangan Hacker

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk mencegah terjadinya serangan hacker, yakni.

1. Gunakan Password yang Kuat dan Unik

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan password yang kuat dan unik. Pastikan juga password untuk setiap akun berbeda. Hindari menggunakan kata-kata yang mudah ditebak ataupun informasi pribadi yang bisa ditemukan dengan mudah. Kombinasikan huruf, angka dan simbol yang kompleks agar password kamu lebih kuat.

2. Aktifkan Firewall dan Perangkat Lunak Keamanan

Aktifkan firewall di komputer kamu untuk membatasi akses yang tidak diizinkan ke jaringan kamu. Install juga perangkat lunak keamanan yang handal seperti antimalware, antivirus dan antispyware.

3. Gunakan Koneksi Internet yang Aman

Koneksi internet yang tidak aman akan memudahkan hacker untuk mengakses komputer kamu. Jika menggunakan jaringan WiFi maka pastikan yang aman dan terenkripsi, terlebih jika kamu ingin mengakses informasi sensitif atau melakukan transaksi keuangan.

4. Backup Data Secara Teratur

Buat salinan cadangan atau backup data secara teratur demi mencegah kerugian data akibat serangan hacker. Apabila kamu menjadi korban serangan atau sistem kamu terinfeksi oleh malware maka kamu masih bisa mengembalikan data apabila kamu memiliki salinan cadangan yang terpisah.

Penutup

Demikianlah ulasan mengenai jenis-jenis hacker dan cara menghindarinya. Semoga bermanfaat dan bisa membantu kamu dalam meningkatkan keamanan cyber. Sekian ulasan kali ini dan sampai jumpa di postingan berikutnya..