Layanan VPS Cluster

Dengan VPS Cluster HostData, beberapa VPS Anda berjalan di host yang saling terhubung langsung melalui jaringan internal di data center. Antar VPS dapat berkomunikasi menggunakan IP lokal dengan latensi di bawah 1 ms, sehingga lebih ideal untuk arsitektur aplikasi yang membutuhkan koneksi cepat, stabil, dan efisien tanpa keluar ke internet publik.

wp

Mengapa Layanan VPS Cluster Dibutuhkan

Banyak arsitektur aplikasi tidak cukup hanya dengan VPS tunggal. HostData menyediakan VPS Cluster agar beberapa VPS dapat saling terhubung melalui IP lokal dalam satu jaringan privat, sehingga cocok untuk load balancer, database replica, microservices, dan layanan yang membutuhkan komunikasi internal cepat dan stabil.

Komunikasi antar VPS cepat

VPS dalam cluster saling terhubung via jaringan lokal layer 2, sehingga pertukaran data antar node jauh lebih cepat dibanding internet publik.

Cocok untuk arsitektur multi-node

Cluster ini mendukung load balancer, app server, database replica, Redis, dan Kubernetes.

Traffic internal lebih efisien

Komunikasi antar VPS memakai IP lokal dan tidak dihitung sebagai bandwidth publik.

Stabilitas layanan lebih baik

Backup, monitoring, firewall, hardening dasar, dan security check membantu mengurangi risiko gangguan operasional.

Support umum VPS Cluster tetap tersedia untuk semua pelanggan

Pelanggan VPS Cluster tetap mendapatkan support umum untuk pertanyaan layanan, billing, akses VPS, status server, reboot, reinstall, dan kendala dasar VPS. VPS Cluster adalah layanan tambahan untuk kebutuhan jaringan lokal antar VPS, konfigurasi multi-node, troubleshooting dan konektivitas.

Bagaimana VPS Cluster HostData bekerja?

Secara fisik, setiap VPS berjalan di atas server host yang berbeda-beda. Tapi semua host tersebut terhubung ke switch yang sama di dalam data center. Hasilnya: antar VPS bisa berkomunikasi / terhubung lewat IP lokal seolah-olah berada dalam satu jaringan LAN.

Server host berbeda

Setiap VPS tinggal di server fisik (host) yang berbeda. Ini memastikan tidak ada single point of failure jika satu host bermasalah, VPS lain di host berbeda tetap berjalan.

Terhubung via switch

Semua host di data center dihubungkan oleh core switch dengan kabel ethernet fisik berkecepatan tinggi. Ini adalah koneksi layer 2 langsung, bukan tunneling atau VPN.

IP lokal privat

Setiap VPS dalam cluster mendapat IP lokal (misal 10.20.0.x). Traffic antar VPS menggunakan IP ini tidak keluar ke internet publik, lebih cepat dan lebih aman.

Latensi sub-millisecond

Karena trafik hanya melewati kabel dan switch lokal tanpa routing internet latensi antar VPS bisa mencapai 0.1–0.5ms. Jauh lebih cepat dari koneksi antar VPS di provider berbeda.

Contoh: VPS-01 ping ke VPS-03

Dua VPS yang berada di host berbeda, tapi terhubung dalam satu cluster jaringan lokal di Jakarta DC. Hasilnya bisa dilihat di terminal:

# Dari VPS-01 (192.168.x.x) ping ke VPS-03 (192.168.x.x)
root@vps-01:~#

4 packets
PING 192.168.x.x (192.168.x.x) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.x.x: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.218 ms
64 bytes from 192.168.x.x: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.309 ms
64 bytes from 192.168.x.x: icmp_seq=3 ttl=64 time=0.319 ms
64 bytes from 192.168.x.x: icmp_seq=4 ttl=64 time=0.312 ms

--- 192.168.x.x ping statistics ---
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss
rtt min/avg/max/mdev = 0.218/0.290/0.319/0.042 ms

Bandingkan dengan VPS di provider berbeda

VPS yang ada di dua provider berbeda harus berkomunikasi lewat internet publik. Hasilnya latensi jauh lebih tinggi dan tidak stabil:

# Dari VPS HostData ping via IP public ke provider lain
root@vps-01:~#

4 packets
PING x.x.x.x: 56 data bytes
64 bytes from x.x.x.x: icmp_seq=1 time=8.421 ms
64 bytes from x.x.x.x: icmp_seq=2 time=9.134 ms
64 bytes from x.x.x.x: icmp_seq=3 time=7.988 ms
64 bytes from x.x.x.x: icmp_seq=4 time=11.20 ms

--- x.x.x.x ping statistics ---
rtt min/avg/max/mdev = 7.988/9.185/11.20/1.19 ms
# ~40-50x lebih lambat dibanding via IP lokal cluster

Infrastruktur fisik terhubung langsung di data center

Semua host pada VPS Cluster terhubung ke core switch di data center melalui kabel ethernet fisik. Hasilnya, komunikasi antar VPS menjadi cepat, stabil, dan tidak perlu melalui internet publik.

Network Infrastructure — Internal Topology
Rack A
Physical Host 1
VPS-01
192.168.1.11
Physical Host 2
VPS-02
192.168.1.12
Physical Host 3
VPS-03
192.168.1.13
Cat6 / 1 Gbps
uplink
Core Switch
Cat6 / L2 Fabric
Jakarta DC
Private VLAN
Core Switch
Cat6 / L2 Fabric
Jakarta DC
Private VLAN
Rack B
Physical Host 4
VPS-04
192.168.1.14
Physical Host 5
VPS-05
192.168.1.15
Physical Host 6
VPS-06
192.168.1.16
Cat6 / 1 Gbps
uplink
Semua traffic internal — tidak melewati internet publik
Koneksi Cat6 1 Gbps
VPS aktif running

VPS dibuat dan dikonfigurasi

Anda order beberapa VPS. HostData membuatkan VPS-VPS tersebut di host yang terhubung dalam jaringan DC yang sama, lalu mengassign IP lokal ke setiap VPS.

Jaringan lokal aktif otomatis

Begitu VPS menyala, interface jaringan lokal langsung aktif. Tidak perlu setup VPN atau tunnel koneksi langsung via layer 2 ethernet seperti komputer dalam satu kantor.

Langsung bisa saling komunikasi

VPS bisa langsung ping, SSH, connect database, atau berkomunikasi lewat port apa saja menggunakan IP lokal. Firewall publik tetap melindungi akses dari internet.

VPS Cluster digunakan untuk apa saja?

Informasi teknis mengenai infrastruktur jaringan internal yang menghubungkan VPS-VPS dalam cluster HostData.

Web Application

Load Balancer + App Server Cluster

Satu VPS menjalankan Nginx atau HAProxy sebagai load balancer, lalu mendistribusikan request ke beberapa VPS app server via IP lokal. Traffic publik hanya masuk ke load balancer sehingga app server tidak perlu expose port ke internet.

Nginx upstream HAProxy Round-robin Failover
Database

MySQL / PostgreSQL Primary–Replica

VPS database primary menerima write dari app server via IP lokal. Replica di VPS lain melakukan sinkronisasi real-time lewat jaringan internal, sehingga query read dapat diarahkan ke replica untuk membantu distribusi beban.

MySQL replication PostgreSQL streaming Galera cluster Read replica
Cache & Queue

Redis Sentinel / Cluster Mode

Redis berjalan di VPS terpisah khusus untuk cache dan queue. App server terhubung ke Redis melalui IP lokal. Konfigurasi bisa memakai Redis Sentinel untuk high availability atau Redis Cluster untuk distribusi data.

Redis Sentinel Redis Cluster Pub/Sub Session cache
Container

Kubernetes / Docker Swarm Cluster

Jalankan Kubernetes dengan VPS sebagai node master dan worker. Komunikasi antar pod dan node menggunakan IP lokal agar overhead jaringan lebih kecil, cocok untuk microservices dan workload container yang perlu orkestrasi.

k8s multi-node Docker Swarm Flannel/Calico Pod networking
Microservices

Arsitektur Microservices Terdistribusi

Setiap VPS dapat menjalankan satu service khusus seperti auth, payment, notification, atau API gateway. Komunikasi service-to-service lewat IP lokal biasanya lebih efisien, lebih aman, dan lebih stabil untuk trafik internal.

gRPC lokal REST internal Consul Service mesh
Storage & Backup

Distributed Storage & NFS Mount

Satu VPS dapat dijadikan NFS server atau storage node untuk kebutuhan file sharing internal. VPS lain bisa me-mount storage tersebut melalui IP lokal agar proses backup, file sinkronisasi, dan akses media internal lebih cepat.

NFS mount GlusterFS Ceph Shared storage

Traffic lokal tidak dihitung sebagai bandwidth publik:
Komunikasi antar VPS dalam cluster menggunakan jaringan internal DC HostData. Traffic ini tidak melewati interface publik dan tidak dihitung sebagai konsumsi bandwidth internet. Artinya Anda bisa melakukan replication, sync, atau transfer data besar antar VPS tanpa khawatir kuota bandwidth.

Spesifikasi Teknis Cluster

Koneksi lokal antar VPS membuka banyak peluang untuk membangun arsitektur yang lebih fleksibel, lebih stabil, dan lebih efisien, terutama untuk kebutuhan yang sebelumnya sulit atau kurang ideal jika dijalankan pada VPS dari provider berbeda.

Spesifikasi
Keterangan
Tipe koneksi
Koneksi fisik langsung antar host bukan overlay atau VPN.
Kecepatan internal
1 Gbps ke core switch.
Latensi antar VPS
Sangat rendah sekitar 0.1–0.5 ms.
Akses pengelolaan
Melalui SSH atau web management.
Bandwidth internal
Tidak dihitung sebagai bandwidth publik.
Setup VPN tambahan
Tidak diperlukan.
Lokasi
Jakarta Data Center.
Konektivitas cluster
Menggunakan IP lokal privat.
Firewall antar node
Dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan.
Skalabilitas cluster
Fleksibel dan mudah diperluas.

Siap membangun VPS Cluster yang lebih cepat, stabil, dan efisien?

Dengan koneksi lokal antar VPS, HostData membantu Anda menjalankan arsitektur aplikasi yang lebih optimal untuk kebutuhan production.

Konsultasi Sekarang

Yang perlu Anda tahu sebelum setup cluster

VPS Cluster sangat powerful, tapi ada beberapa hal teknis yang perlu diperhatikan agar arsitektur Anda berjalan dengan baik.

Termasuk dalam VPS Cluster
  • Komunikasi lokal antar VPS sangat cepat.
  • Traffic internal tidak dihitung sebagai bandwidth publik.
  • VPS tetap memiliki IP publik masing-masing.
  • Firewall publik tetap bisa di konfigurasi.
  • Support tersedia untuk setup dan troubleshooting.
Yang perlu diperhatikan
  • Cluster node di luar Jakarta DC tidak bisa join jaringan lokal yang sama.
  • Konfigurasi cluster (k8s, Galera, dll) adalah tanggung jawab pelanggan atau managed service.
  • High availability penuh membutuhkan minimal 2–3 node untuk setiap role kritis.

FAQ Layanan VPS Cluster

Tidak perlu. VPS Cluster sudah menggunakan jaringan ethernet fisik di level data center, sehingga antar VPS dapat berkomunikasi langsung melalui IP lokal tanpa tambahan VPN atau tunnel.

Ya, bisa. Anda cukup memesan VPS baru dari HostData dan meminta agar node tersebut dihubungkan ke cluster yang sudah ada. Tim HostData akan menyesuaikan IP lokal dan memastikan konektivitas dengan node lainnya.

IP lokal akan diinformasikan saat VPS diserahkan. Anda juga dapat memeriksanya langsung dari dalam VPS menggunakan perintah ip addr show, biasanya pada interface kedua selain interface publik.

Ya, bisa. Ukuran VPS tidak memengaruhi kemampuan cluster selama seluruh node berada dalam jaringan lokal yang sama di DC Jakarta. Anda dapat menyesuaikan peran tiap node sesuai kebutuhan.

Ya, karena seluruh node menggunakan jaringan lokal ethernet yang sama, latensi antar VPS cenderung sangat stabil. Tidak ada fluktuasi yang umumnya disebabkan oleh routing internet atau perubahan jalur BGP.

Tidak ada biaya tambahan untuk traffic antar VPS melalui IP lokal. Traffic internal tidak dihitung sebagai bandwidth publik, sehingga Anda hanya membayar biaya VPS masing-masing node.

Butuh Bantuan?