Menggunakan SSH key untuk login ke panel DirectAdmin lebih aman dibandingkan menggunakan password karena SSH key menyediakan enkripsi yang jauh lebih kuat. Password bisa saja ditebak atau dicuri melalui serangan brute force, sementara SSH key mengandalkan pasangan kunci publik dan privat yang sangat sulit untuk diretas. Selain itu, SSH key tidak rentan terhadap serangan man-in-the-middle, sehingga membuat koneksi lebih aman. Dengan menggunakan SSH key, Anda juga menghindari masalah pengguna yang mudah melupakan atau menggunakan password yang lemah. Inilah alasan mengapa banyak administrator sistem memilih untuk menggantikan metode login berbasis password dengan SSH key untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi.
Generate SSH Key Pada DirectAdmin
Untuk generate SSH Key, pertama – tama login ke panel DirectAdmin kemudian pilih Menu Advanced Features > SSH Keys.

Klik tombol CREATE KEY.

Isi detail untuk membuat SSH Key baru.

Jika generate berhasil, maka akan muncul item baru di list SSH Key.

Unduh SSH Key ke perangkat Client
Hasil generate SSH Key dapat di unduh melalui File Manager Direct Admin.

Buka pada direktori .ssh lalu pilih file rsa sesuai dengan nama Key ID yang dibuat sebelumnya. Klik kanan dan pilih Download untuk mengunduh.

Ubah ACL File SSH Key
Windows
Untuk Pengguna Windows, setelah file terunduh klik kanan pada file dan buka menu Properties.
Pada jendela Properties, buka tab Security kemudian klik tombol Advanced

Akan muncul jendela Advance Security. Pada jendela tersebut, klik Disable Inheritcance lalu pilih Remove all inherited permission for this object

Setelah kolom Permisson Entries kosong, ikuti langkah berikut:
- Klik Add untuk menambahkan daftar baru
- Pilih opsi Select a Principal
- Pada kolom Enter the object name to select, masukkan username akun login windows lalu klik Check Names untuk validasi. Dalam contoh ini adalah: ops
- Klik OK untuk konfirmasi

Centang pada Opsi Read & Execute dan Read. Kemudian klik OK pada semua jendela untuk menyimpan konfigurasi.

Hasil akhirnya adalah pada tabs Security hanya terlihat 1 daftar ACL untuk user dengan permission Read & Excecute dan Read saja. Klik OK untuk menyimpan konfigurasi.

Linux
Pada sistem operasi linux, cukup mengubah permission menjadi 600 pada file ssh key

Pengujian
Untuk pengujian kali ini adalah menggunakan software Code Editor dengan konfigurasi SSH seperti berikut:
Host nama_domain User username_hosting Port 22 IdentityFile ~/Downloads/Testing/ssh_keys/user1_rsa # Lokasi file SSH Key

Jika sudah terkoneksi maka dapat digunakan untuk membuka direktori pada web hosting.

Penutup
Demikian tutorial mengenai langkah untuk Login SSH ke Web Hosting Direct Admin dengan SSH Key
Semoga Membantu.

